Home
Posts filed under Lobster Air Tawar
Showing posts with label Lobster Air Tawar. Show all posts
Showing posts with label Lobster Air Tawar. Show all posts
Tuesday, January 27, 2015
Saturday, November 15, 2014
Cara Menghipnotis Lobster Air Tawar
Dapat ilmu cara menghipnotis Lobster Air Tawar, agar bisa dimatikan dengan tenang dan beradab.
Berikut caranya :
- Yakinkan dulu Anda bisa !!! (Harus percaya diri dan tanpa perasaan ragu sedikitpun).
- Pegang Lobster dengan keadaan terbalik, kepala dibawah, dan letakkan capit mereka menempel pada meja/bidang yg datar.
- Tekan dan raba punggungnya beberapa kali sampai akhirnya mereka berhenti meronta dan diam terhipnotis.
Sumber : http://medanlobster.blogspot.com/ dengan sedikit perubahan
Friday, November 7, 2014
[Video] Mengerikan, Cara Salah Dan Sangat Sadis Mematikan Lobster!!
Thursday, November 6, 2014
Tips Jitu Mengatasi Kerontokan Telur Lobster Air Tawar
Telur LAT rontok? Tenang saja, ternyata penyebab mudah rontoknya telur yang suka digendong indukan lobster ini sudah diketahui. Menurut buku Panduan Lengkap Budidaya Lobster karya Agung Lukito, dituliskan bahwa jika induk-induk betina sering mengalami kerontokan telur, biasanya rontoknya telur ini disebabkan karena keasaman perairan terlalu tinggi alias nilai pH-nya terlalu rendah, kurang dari 7, maka dari itu periksa segera pH atau keasaman air budidaya!
CARA MENGATASI :
Turunkan nilai keasaman air dalam kolam
Untuk tujuan ini, tambahkan batu karang laut. Karang laut terdiri dari kapur yang bisa berfungsi menaikkan nilai pH atau menaikkan kebasaan/menurunkan keasaman. Cara lain dengan menambahkan kapur (CacO3) sedikit demi sedikit. Tapi jangan terlalu tinggi, Sob. Nilai pH jangan melebihi nilai 8. Cukup pada kisaran 7 - 8. Pemberian sedikit demi sedikit ini disebabkan kenaikan nilai pH akibat pemberian kapur sangat drastis. Penurunan keasaman juga bisa dilakukan dengan memberikan daun ketapang kering atau daun pisang kering.
Ganti air dalam kolam
Cara ini dilakukan jika kadar racun dalam sangat tinggi, misalnya amoniak (NH3) dan asam sulfida (H2S). Penggantian air dilakukan dengan membuang air dan menyisakannya sekitar 1/3 bagian. Selanjutnya masukkan air baru yang telah diaerasi atau didiamkan selama sehari.
Selain masalah keasaman, tentu saja masalah pakan dan kenyamanan juga perlu diperhatikan. Jangan sampai induk lobster air tawar (LAT) kekurangan energi dan mengalami stres.
Jika mengalami hal tersebut, segera saja ikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan. Silahkan di-share yang banyak karena posting ini juga hasil menyadur secara sadis dari sini :)
Sumber : http://griyalobster-tulungagung.blogspotdotcom/
Tips Jitu Membersihkan Cangkang Lobster Air Tawar
Memang, tidak semua lobster air tawar diperoleh dari hasil budidaya di akuarium yang relatif bersih. Ada juga lobster air tawar yang dibudidayakan di kolam tanah. Pastinya, lumpur kolam bisa ikut terangkut bersama lobster.
Siapa bilang penampilan tidak penting. Penilaian diawali dari pandangan pertama. Begitu pula dengan penampilan lobster air tawar. Penampilan lobster yang kotor atau tidak bersih bisa menurunkan harga jualnya. Tak hanya itu, penampilan lobster juga ikut mempengaruhi cita rasa.
Pemeliharaan lobster dalam kolam tanah juga memungkinkan banyaknya kotoran, baik berupa lumut atau parasit atau cendawan yang menempel kuat di permukaan kulit lobster. Hasilnya, lobster tampak hitam berkerak dan kotor.
Ada beberapa tips untuk membersihkan kulit cangkang lobster agar tampak bersih dan berkilau. Jika disebabkan karena kotoran lumpur yang melekat, gunakan sikat gigi halus untuk menggosok kulit lobster.
Jika terdapat parasit seperti bulu-bulu kotor (biasanya terdapat disungut dan kaki-kaki), beberapa pembudidaya merekomendasikan untuk direndam dengan air yang sudah dicampur garam dapur. Setelah direndam beberapa saat, parasit tersebut akan rontok dengan sendirinya.
Semoga lobster yang dijual atau pun dihidangkan tampil lebih bersih dan elegan. Semoga bermanfaat dan silahkan di-share yang banyak karena posting ini juga hasil menyadur secara sadis dari sini :)
sumber : http://griyalobster-tulungagung.blogspot [dot] com
sumber : http://griyalobster-tulungagung.blogspot [dot] com
Mematikan Lobster Air Tawar Secara Benar dan Beradab Sebelum Diolah
Mematikan/membunuh Lobster Air Tawar (LAT) adalah langkah awal saat persiapan sebelum mengolahnya menjadi masakan yang enak dan bergizi. Pastikan jangan sampai lobster menderita terlalu lama saat persiapan penghilangan nyawanya, apalagi memutilasinya hidup-hidup. Pastinya, ada adab terhadap hewan yang akan kita olah, yaitu mematikannya dengan secepat mungkin dan tanpa menyiksanya.
Budidaya Lobster Air Tawar Untuk Pemula Dengan Hasil Maksimal
Sebenarnya tulisan ini, hanyalah semacam "bookmark" agar jika suatu saat gampang dicari, kebetulan di dekat rumah ada peternak lobster air tawar.
Permintaan akan Lobster Air Tawar mulai meningkat tajam akhir-akhir ini. Baik benih, indukan maupun konsumsi. Lobster Air Tawar bisa juga dipasarkan baik sebagai hiasan akuarium. Itulah sebabnya prospek lobster jauh lebih terbuka dibandingkan dengan komoditas udang lainnya. Lobster ini dalam waktu singkat menjadi primadona karena bisa dikembangkan di kolam air tawar.Peluang Bisnis dari budidaya Lobster ini cukup prospek jika dikebangkan dengan cara yang benar.
Syarat Hidup Lobster Air Tawar :
Lobster Air Tawar biasanya bisa bertahan hidup pada parameter air cukup lebar. Lobster Aiir Tawar juga toleran pada jumlah oksigen terlarut yang rendah. Namun, untuk bisa tumbuh dengan baik dalam kondisi seperti ini tentunya cukup sulit. Agar bisa tumbuh dengan baik, Lobster Air Tawal membutuhkan kandungan oksigen terlarut diatas 4 ppm. Selain itu, Lobster Air Tawar cukup toleran pada suhu yang sangat dingin sampai suhu panas diatas 35°C sekalipun. Namun sebagai saran, sebaiknya Lobster Air Tawar dipelihara dalam suhu sekitar 25-29 °C. Sedangkan untuk tingkat keasaman air, Lobster Air Tawar dapat hidup dalam perairan yang kisaran pH-nya sedikit alkalin yakni antara 7-9. Lobster Air Tawar jarang sekali dijumpai hidup pada perairan dengan dengan pH dibawah 7. Untuk kandungan kapur yang diperlukan bagi media hidup Lobster Air Tawar adalah sedang sampai tinggi. Kondisi ini perlu dikondisikan untuk menjaga kadar kalsium terlarut tetap tinggi sehingga mendukung pembentukan cangkang Lobster Air Tawar.
Pemilihan Indukan Lobster Air Tawar :Lobster yang akan digunakan sebagai indukan dalam proses pembenihan lobster air tawar harus sudah melalui tahap seleksi indukan agar kualitas bibit yang dihasilkan pada akhirnya nanti adalah bibit yang benar – benar berkualitas baik, dalam artian mempunyai laju pertumbuhan yang cepat dan sehat. Untuk mendapatkan indukan dengan kualitas baik, pembudidaya dapat memperolehnya dari panti induk ataupun mendapatkannya dengan cara melalui proses pembesaran calon indukan sendiri.
Pemberian Pakan Lobster Air Tawar :
Pemberian pakan dilakukan 2 kali sehari, yaitu pagi dan sore hari. Untuk pagi cukup 30% dan sore 70%, hal ini karena lobster termasuk hewan nocturnal (aktif pada malam hari). Pakan yang diberikan berupa butiran pelet (yang dapat tenggelam dalam air) dan makanan alami berupa kacang-kacangan, umbi-umbian dan sayuran lainnya yang sebaiknya dimasak terlebih dahulu untuk memudahkan lobster mencernanya. Jumlah pakan yang diberikan disesuaikan dengan jumlah lobster yang ada. Usahakan tidak menyisahkan makanan dalam aquarium secara berlebihan, karena akan mempengaruhi kualitas air dan kadar oksigen.
Ketersediaan Oksigen :
Oksigen yang terlarut dalam air merupakan faktor terpenting dalam memelihara semua jenis hewan air, termasuk lobster. Oksigen terlarut dapat diperoleh dari aerator, atau alat-alat aquarium lain yang banyak dijual di toko perlengkapan ikan.
Dalam berbudidaya lobster, kualitas air harus senantiasa terjaga. Hal ini untuk menjaga lobster dari berbagai penyakit dan menjaga nafsu makannya.
Tempat Persembunyian :
Lobster merupakan hewan yang membutuhkan tempat untuk bersembunyi, terutama ketika siang hari dan proses molting (pergantian kulit/cangkang). Tempat persembunyian bisa dibuat dari rooster atau paralaon/PVC dengan ukuran yang disesuaikan dengan tubuh lobster.
Moulting/Penggantian kulit luar :
Proses moulting (pergantian kulit/cangkang) terjadi karena pertumbuhan badan lobster. Pada saat proses moulting lobster mengeluarkan aroma yang amis sehingga mengundang lobster lain untuk memangsanya. Oleh karena itu untuk meminimalisir terjadinya kanibal perlu diperhatikan kepadatan populasi dan shelter (tempat persembunyian).
Penetasan dan Pemanenan :
Penetasan telur yang dibawa induk betina bisa tetap dilakukan di akuarium dengan memindahkan induk jantan ke lain tempat. Bak penetasan yang dimaksudkan bisa berupa akuarium ukuran 40 cm x 30 cm x 30 cm. Setelah 8-15 hari sejak pemindahan induk-induk yang mengeram. maka juvenil lobster sudah memiliki bentuk yang mirip dengan indukinduknya. Oleh karena itu, saatnya untuk memindahkan benih ini ke kolam yang terpisah dari induknya. Untuk pembesaran lobster air tawar, sebaliknya dipersiapkan kolam tanah berbentuk persegi panjang. Mempersiapkan kolam seperti untuk pendederan ikan mas dengan cara memupuk kolam dengan kotoran ayam terlebih dahulu. Kolam untuk pembesaran lobster tidak perlu terlalu luas, sesuai dengan lahan yang tersedia. Benih yang ditebarkan berumur 8-15 hari dengan kepadatan 20-30 ekor/m2 luas kolam. Pemeliharaan pertama selama 2 bulan. Selanjutnya,pemeliharaan dilakukan selama 4 bulan untuk memperoleh lobster ukuran ekonomis 20-30 g/ekor.
Cara Mudah Membedakan Jenis Kelamin Lobster Air Tawar
Lobster air tawar berkelamin jantan :
- Mempunyai tanda merah pada kedua capitnya.
- Alat kelamin lobster air tawar terletak di antara kaki jalan kelima. Bentuknya lancip dan menonjol keluar.
- Pada usia yang sama, lobster air tawar berkelamin jantan cenderung mempunyai ukuran yang lebih besar dari lobster air tawar berkelamin betina.
Lobster air tawar berkelamin betina :
- Tidak mempunyai tanda merah pada kedua capitnya.
- Alat kelamin lobster air tawar terletak di antara kaki jalan ketiga. Bentuknya menyerupai lubang dan menjorok ke dalam.
- Pada usia yang sama, lobster air tawar berkelamin betina cenderung mempunyai ukuran yang lebih kecil dari lobster air tawar berkelamin jantan.
sumber : Google
Subscribe to:
Posts (Atom)
Popular Posts
-
Sebenarnya ini nemu di Facebook, coba praktek tapi masih gagal. Daripada ilang, tak share disini saja ya :) Cara Mudah Membuat Belalang ...
Cloud Labels
Aneka Bebakaran
(4)
Aneka Gorengan
(1)
Ayam
(1)
Bakpao
(2)
Balado
(1)
Budidaya
(2)
Cumi
(2)
Hijab
(1)
Kue
(14)
Lobster Air Tawar
(8)
Mainan Anak
(1)
Makanan Ringan
(8)
Manisan
(1)
Olahan Es
(1)
Olahan Ikan
(1)
Olahan Nasi
(2)
Olahan Sosis
(1)
Olahan Tahu
(1)
Out of Topic
(9)
Pempek
(2)
Resep Masakan
(27)
Sambal
(2)
Sayur
(1)
Seafood
(3)
Tips
(4)
Video
(1)





